Silahkan Baca Juga
Materi Kimia: Aturan Oktet, Pengecualian Aturan Oktet, dan Kegagalan Aturan Oktet.
Pada kebanyakan reaksi kimia, atom-atom cenderung menyesuaikan diri dengan konfigurasi elektron unsur gas mulia (unsur gas mulia adalah unsur yang mempunyai elektron valensi sebanyak 8, kecuali unsur helium yang hanya mempunyai 2 elektron valensi).
Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti unsur gas mulia inilah yang disebut dengan aturan oktet. Aturan oktet, juga merupakan dasar dalam penulisan rumus kimia suatu molekul yang digunakan Lewis
Berdasarkan aturan oktet, atom yang konfigurasi elektronnya tidak sesuai dengan konfigurasi elektron unsur gas mulia akan bereaksi untuk melepas atau menarik elektron hingga orbital terluarnya terisi penuh. Atom-atom yang melepaskan elektron terluarnya kemudian membentuk ion bermuatan positif (kation), sedangkan atom-atom yang menarik elektron membentuk ion bermuatan negatif (anion). Akibat dari perbedaan muatan ini, timbullah gaya tarik antara ion-ion yang berlawanan muatan.
Ikatan kimia yang terjadi karena adanya pelepasan dan penerimaan elektron ini akan menghasilkan ikatan ion (elektrovalen), sementara ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama akan menghasilkan ikatan kovalen (Ikatan kovalen ini terjadi akibat ketidakmampuan salah satu atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektronnya, dan ini terjadi pada atom-atom non logam)
Kembali ke… aturan octet :)
Ada beberapa senyawa sebagai pengecualian dalam menggunakan aturan oktet ini:
Aturan oktet memang banyak membantu dalam memprediksi/meramalkan rumus kimia untuk senyawa biner sederhana tapi umumnya gagal dalam memprediksi rumus kimia untuk unsur-unsur transisi dan post transisi.
Sebagai pelengkap tetang aturan oktet, pengecualian aturan oktet, dan kegagalan aturan oktet ini, bisa dibaca dan di download file swf dari pustekkomnya, DISINI atau copy link berikut lalu paste pada browser ataupun download manager yang anda gunakan:
https://1-archive.weebly.com/uploads/5/1/2/0/5120657/oktet.swf
Pada kebanyakan reaksi kimia, atom-atom cenderung menyesuaikan diri dengan konfigurasi elektron unsur gas mulia (unsur gas mulia adalah unsur yang mempunyai elektron valensi sebanyak 8, kecuali unsur helium yang hanya mempunyai 2 elektron valensi).
Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti unsur gas mulia inilah yang disebut dengan aturan oktet. Aturan oktet, juga merupakan dasar dalam penulisan rumus kimia suatu molekul yang digunakan Lewis
Berdasarkan aturan oktet, atom yang konfigurasi elektronnya tidak sesuai dengan konfigurasi elektron unsur gas mulia akan bereaksi untuk melepas atau menarik elektron hingga orbital terluarnya terisi penuh. Atom-atom yang melepaskan elektron terluarnya kemudian membentuk ion bermuatan positif (kation), sedangkan atom-atom yang menarik elektron membentuk ion bermuatan negatif (anion). Akibat dari perbedaan muatan ini, timbullah gaya tarik antara ion-ion yang berlawanan muatan.
Ikatan kimia yang terjadi karena adanya pelepasan dan penerimaan elektron ini akan menghasilkan ikatan ion (elektrovalen), sementara ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama akan menghasilkan ikatan kovalen (Ikatan kovalen ini terjadi akibat ketidakmampuan salah satu atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektronnya, dan ini terjadi pada atom-atom non logam)
Materi Pelajaran Kimia Tentang Pengecualian dan Kegagalan Aturan Oktet
Kembali ke… aturan octet :)
Ada beberapa senyawa sebagai pengecualian dalam menggunakan aturan oktet ini:
- Senyawa yang tidak mencapai aturan oktet (tuna oktet)

- Senyawa dengan jumlah elektron valensi ganjil (elektron gasal)

- Senyawa dengan oktet berkembang (senyawa yang melampaui aturan oktet)

Aturan oktet memang banyak membantu dalam memprediksi/meramalkan rumus kimia untuk senyawa biner sederhana tapi umumnya gagal dalam memprediksi rumus kimia untuk unsur-unsur transisi dan post transisi.
Sebagai pelengkap tetang aturan oktet, pengecualian aturan oktet, dan kegagalan aturan oktet ini, bisa dibaca dan di download file swf dari pustekkomnya, DISINI atau copy link berikut lalu paste pada browser ataupun download manager yang anda gunakan:
https://1-archive.weebly.com/uploads/5/1/2/0/5120657/oktet.swf

